Berapa Ukuran Ideal Payudara Wanita

Ukuran Payudara Yang Ideal itulah impian setiap wanita di dunia , Separuh wanita di Amerika Serikat, menurut situs Askmen.Com, merasa payudaranya terlalu kercil, dan hampir semuanya ingin memperbesarnya. Sebaliknya, sedikitnya 15% wanita AS merasa payudaranya kelewat besar dan berupaya memperkecilnya (breast-reduction).

Banyak yang beranggapan semakin besar ukuran payudara seorang wanita, akan terlihat semakin seksi. Berdasarkan hasil penelitian sebuah lembaga konsultasi seks, Sebuah referensi menyebutkan, idealnya masing-masing payudara memiliki berat sekitar 750 gram. Tinggi dari lingkaran terluar sampai puting berkisar 10 hingga 15 cm dan volume antara 350 sampai 500 cc. Kalau disesuaikan menurut ukuran bra, hasilnya adalah 34 B sampai 36 B.

Namun, apakah payudara berukuran 36 B merupakan payudara yang sehat? Jawabnya, belum tentu. Karena itu, dr Irsan Hanafi, Sp OG, menegaskan agar para wanita sebaiknya tidak perlu berkecil hati bila memiliki ukuran payudara lebih kecil dari ukuran tersebut.
“Yang penting bisa mengeluarkan ASI dengan lancar dalam jumlah cukup untuk memenuhi kebutuhan bayi,” ujar dokter spesialis kebidanan dan kandungan dari RS Jakarta ini.

Pertumbuhan payudara ditentukan oleh hormon dan faktor genetik. Jika seorang anak perempuan berasal dari keluarga yang para wanitanya memiliki payudara besar, kemungkinan ia untuk memiliki payudara besar pun lebih tinggi daripada anak yang berasal dari keluarga yang para wanitanya berpayudara tidak besar.

Pada saat pertumbuhan payudara, estrogen merupakan hormon yang paling penting. Tentu, estrogen tidak bekerja sendiri. Ia dibantu oleh hormon progesteron, prolaktin, dan hormon pertumbuhan.

Semuanya bekerja sama “menumbuhkan” payudara, terutama ketika masa puber. Keempatnya juga nantinya berpengaruh pada banyak tidaknya ASI yang dihasilkan oleh seorang perempuan.

sedangkan Ukuran, bentuk, tekstur, serta warna puting payudara itu lebih pada soal selera siapa pria yang memandangnya. Psikolog dan konsultan seks, JS Wiggins membagi lelaki menjadi tiga tipe. Selain tipe breast-men, yang bernafsu kalau melihat payudara, ada lelaki jenis yang suka bokong wanita (buttock-men), dan ada pula jenis yang gandrung pada tungkai wanita (leg-men). Kecenderungan lelaki lebih tertarik pada bagian tubuh mana wanita ditentukan oleh kepribadian, bidang pekerjaan, dan bisa jadi pengalaman masa kecilnya.

Dari studi itu terungkap kalau lelaki yang hobinya membaca Playboy, introver, fundamentalis, dan submisif cenderung lebih tertarik pada payudara yang tidak besar. Sementara itu, lelaki yang ekstrovert, selain lebih menyukai wanita berbokong besar, juga gampang kepincut oleh wanita berpayudara big size. Begitu juga lelaki yang bidang pekerjaannya porter dan serdadu lebih tertarik pada payudara montok ketimbang yang kecil rupawan.

Lebih dari itu, di dalam naluri kelelakian, bukan cuma ukuran, bentuk, dan tekstur payudara benar yang membuatnya jadi mabuk kepayang melihat payudara, melainkan juga aroma kulitnya, cita rasa batin, serta kehangatan visualnya (H.J.Eysenck).
Struktur payudara yang tegak menantang, kendati tidak terlalu besar, bagi sebagian lelaki jauh lebih memikat rasa seksnya dibandingkan dengan payudara besar namun bergelambir.